Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pilgub bateng

Cagub Sudirman Said Berharap Jateng Jadi Rumah Para Santri

Gambar
Cagub Sudirman Said Berharap Jateng Jadi Rumah Para Santri . Calon Gubernur Jawa Tengah (Cagub Jateng) nomor urut 2, Sudirman Said berharap kedepan Provinsi Jawa Tengah menjadi rumah bersama, salah satunya adalah rumah para santri. Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Pak Dirman ini saat bersilaturahmi dengan pengurus dan para santri Pondok Pesantren Al-Falah, Songgom, Kabupaten Brebes pada Sabtu (19/5). “Saya ingin mengawali silaturahmi disini dengan sebuah pertanyaan, apa betul Jateng ini kandang banteng? Karena faktanya, ternyata jumlah pesantrennya sangat banyak, ada 5800 pesantren, dimana-mana muncul simbol keagamaan,”kata Sudirman. Sudirman bersama Calon Wakil Gubernur, Ida Fauziyah, berharap kedepan Jateng menjadi rumah santri. ”Mari kita menggeser stigma, pandangan, bahwa Jateng bukan kandang banteng. Ini adalah rumah bersama, rumah orang beriman, rumah santri dan rumah orang beragama,”ujarnya. Dikatakan Pak Dirman, ada beberapa alasan mengapa d...

Sudirman Said: Akan Perjuangkan Dan Perbaiki Kesejahteraan GTT/PTT

Gambar
Sudirman Said: Akan Perjuangkan Dan Perbaiki Kesejahteraan GTT/PTT . Calon Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Sudirman Said menyoroti rendahnya honorarium guru tidak tetap/pegawai tidak tetap (GTT/PTT) di Jateng. Sudirman prihatin mendengar sebagian besar dari mereka hanya menerima Rp 50 ribu per bulan atau Rp 2.000 per hari dengan 25 hari kerja. Karena itu, Sudirman berjanji memperjuangkan dan memperbaiki kesejahteraan GTT/PTT jika dirinya dipercaya memimpin Jateng lima tahun ke depan. ‘’Pendapatan sebesar itu sudah masuk kategori miskin absolut alias sangat miskin. Sebab standar orang disebut miskin itu adalah mereka yang berpendapatan Rp 10 ribu per hari. Kalau hanya Rp 2.000 per hari sudah miskin absolut,’’ ujarnya saat berdialog dengan GTT/PTT di Kebumen, kemarin. Menurut Sudirman, terlalu berisiko menyerahkan masa depan anak-anak Jateng di bawah bimbingan guru yang dibayar jauh di bawah standar kelayakan. ‘’Ini harus diperbaiki. Kita tidak bisa mempertaruhkan m...

Cawagub Ida Fauziyah Berkomitmen Tingkatkan Kesejahteraan Buruh

Gambar
Cawagub Ida Fauziyah Berkomitmen Tingkatkan Kesejahteraan Buruh . Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) nomor urut dua, Ida Fauziyah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan buruh. Caranya melalui peningkatan kompetensi buruh. Menurut Ida, peningkatan kompetensi buruh berimbas pula peningkatan kesejahteraan buruh. “Peningkatan kesejahteraan buruh ini sudah kita tuangkan dalam 22 janji kerja bersama Pak Sudirman Said,” ujar dia melalui siaran pers, Rabu (2/5/2018). Mantan ketua umum Fatayat NU itu menambahkan, akan bekerjasama dengan dunia usaha dalam penyediaan perumahan yang layak dan terjangkau. “Dengan langkah-langkah ini, kita ingin kesejahteraan buruh dapat diraih,” imbuh Ida. Selain cara itu, Ida berujar hal yang sangat penting adalah menciptakan iklim hubungan kerja industrial yang sehat dan saling mendukung. Keduanya harus saling bersinergi. “Kesejahteraan buruh harus ada dan meningkat demi masa depan yang lebih baik, namun dunia usaha juga harus tetap...

Cagub Sudirman Miris, Gaji Guru Dan Pegawai Tak Tetap Masuk Kategori Miskin Absolut

Gambar
Cagub Sudirman Miris, Gaji Guru Dan Pegawai Tak Tetap Masuk Kategori Miskin Absolut . Sudirman Said, Calon Gubernur Jawa Tengah (Jateng) merasa miris setelah tahu betapa kecilnya gaji atau honor Guru Tidak Tetap/Pegawai Tidak Tetap (GTT/PTT) di Jateng. Bahkan, kata Sudirman, ada yang hanya mendapat bayaran Rp 50 ribu perbulan. Pasangan Calon Gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah ini mengatakan, dengan jam kerja 25 hari, maka bisa dihitung per harinya para GTT/PTT hanya dibayar Rp 2 ribu. Padahal, kata Sudirman Said, standar orang miskin adalah mereka yang berpendapatan Rp 10 ribu perhari. “Bagaimana ini bisa terjadi. Dengan pendapatan sebesar itu sudah masuk kategori miskin absolut alias sangat miskin,” ujar Sudirman saat berdialog dengan GTT/PTT di Kebumen, seperti dikutip Jawapos.com , Sabtu (19/5/2018). Menurut Sudirman, terlalu berisiko menyerahkan masa depan anak-anak Jateng di bawah bimbingan guru yang dibayar jauh di bawah standar kelayakan. “Ini harus diperbai...

Sudirman Said, Jika Terpilih Jadi Gubernur Jawa Tengah Ini Yang Akan Dilakukan

Gambar
Sudirman Said, Jika Terpilih Jadi Gubernur Jawa Tengah Ini Yang Akan Dilakukan . Semarang – Sudirman Said, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia pada Kabinet Kerja dan saat ini merupakan Calon Gubernur Jawa Tengah berjanji akan membuat struktur pemerintahan daerah antikorupsi jika memenangi pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018. Ia juga akan memperbaiki sistem kartu tani yang lebih berpihak kepada rakyat Jawa Tengah. “Dalam struktur pemerintahan, saya ingin mencegah perilaku korupsi. Ada tiga cara yang bisa dimasuki, pertama melalui struktur tata cara kerja. Kedua people , sumber daya manusia (SDM). Dan ketiga, kultur. Jika gubernurnya tidak korupsi dan tidak ngapusi , itu bisa jadi contoh yang baik,” kata Sudirman dalam acara Musyawarah Kerja Daerah Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi di Hotel Grasia, Sabtu 3 Februari 2018. Sudirman mengungkapkan masa pemerintahannya kelak akan menjadi momentum pertaubatan bagi pemerintahan yang koru...

Kunci Utama Kedaulatan Pangan, Pemerintah Bersih Dan Peduli Pada Petani

Gambar
Kunci Utama Kedaulatan Pangan, Pemerintah Bersih Dan Peduli Pada Petani . Sudirman Said, Calon Gubernur Jawa Tengah (Jateng) nomer urut 2 bertemu dengan serikat paguyuban petani di Salatiga. Salah satu diskusi yang dibahas adalah soal kadaulatan pangan dan keberpihakkan kepada petani. Selain itu, mendorong terciptanya pertanian organik di Jawa Tengah. “Kunci utama kedaulatan pangan di Jateng adalah pemerintahan yang bersih memiliki kepedulian dan keberpihakan kepada petani sehingga ujung dari urusan ini adalah terwujudnya ketahanan pangan di Jateng,” kata Sudirman Said dalam diskusi bertajuk Kedaulatan Pangan dan Kedaulatan Petani, Apakah Bisa Segera Diwujudkan di kantor Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thayyibah (SPPQT), Kalibening, Tingkir, Salatiga, Jumat (11/5/2018). Sudirman mengatakan, “petani sebagai salah satu subyek kedaulatan pangan. Untuk itu, bagaimana mendorong petani mengorganisir bibit secara alamiah, tanpa keterpaksaan utamanya dari penguasa.” Menu...